STPN

PELATIHANdownloads: 64 | type:  | size: 4 kB

PELATIHAN

Aktualisasi Psikologi Islamidownloads: 54 | type:  | size: 4 kB

 

Pengarang  : Dr. Baharuddin

Sinopsis:

 

Psikologi Islam sebagai sebuah aliran baru dalam dunia psikologi mendasarkan seluruh bangunan teori-teori dan konsep-konsepnya kepada Islam. Islam sebagai subjek dan objek kajian dalam ilmu pengetahuan harus dibedakan kepada tiga bentuk: Islam sebagai ajaran, Islam sebagai pemahaman dan pemikiran serta islam sebagai praktek atau pengamalan. Islam sebagai ajaran bersifat universal dan berlaku pada semua tempat dan waktu dalam bahasa Muhammad Arkoun salih likulli makan wa zaman (berlaku dalam setiap waktu dan tempat). Kecuali itu, islam sebagai ajaran juga bersifat absolute dan memiliki kebenaran normative yaitu benar berdasarkan pemeluk agama tersebut. Jadi bebas ruang dan waktu. Sehingga bersifat particular, local, dan temporal. Pada gilirannya menciptakan perbedaan berdasarkan waktu dan tempat.

  Psikologi Islam dapat dibangun dan dikembangkan berdasarkan ketiga bentuk dan tipe Islam sebagai suatu objek kajian ilmu pengetahuan. Buku  ini diketengahkan dengan dua bagian utama yang pertama mengetengahkan tulisan-tulisan tentang pokok IslamiTematik

downloads: 55 | type:  | size: 4 kB

Survey pemetaan untuk tiap jenis tematik memiliki tata cara sendiri. Secara garis besar survey pemetaan tematik terdiri dari tahapan persiapan dan pelaksanaan survey pemetaan atau pengumpulan data. Tahapan persiapan berupa penyiapan peta dasar, khusus untuk peta penggunaan tanah ditambah dengan interpretasi citra. Sedangkan tahapan pengumpulan data meliputi cara memperoleh data baik langsung maupun tidak langsung dan memplot data pada peta kerja.

Pelaksanaan survey pemetaan merupakan rangkaian utama dalam pembuatan peta tematik. Perencanaan pekerjaan survey pemetaan tidak hanya menyangkut materi atau bahan survey tetapi juga merencanakan alat survey yang akan digunakan, jalur jelajah dan mendatangi sumber yang akan diminta datanya untuk pengambilan data sekunder.

Mata Ajar Prosedur Survei Pemetaan Tematik Pertanahan membahas bagaimana pelaksanaan survei pemetaan untuk berbagai jenis peta tematik secara menyeluruh. Artinya secara garis besar disinggung mulai dari persiapan hingga pelaksanaan survei pemetaan di lapangan dalam konteks jenis data tematik yang secara spesifik hendak diambil. Mengingat perbedaan metode pengambilan data, maka pembahasan tiap jenis pelaksanaan survei pemetaan dibuat tersendiri untuk tiap jenis peta tematik.

Jenis survei pemetaan tematik yang ditampilkan hanya 9 jenis peta tema. Hal ini dimaksudkan sebagai sampel pelaksanaan survei pemetaan tematik mengingat terbatasnya jumlah jam pelajaran yang tersedia. Namun demikian tema yang diangkat merupakan tema – tema yang menjadi prioritas. Tema selebihnya dapat dilihat prosedur mekanismenya pada buku NSPM (Norma Standar Pedoman dan Mekanisme) Pemetaan Tematik yang dikeluarkan oleh Direktorat Pemetaan Tematik.

Kelas Katadownloads: 257 | type: ppt | size: 246 kB
Skripsi, Tesis, Disertasi, Hasil Penelitian
PERSERTIFIKATAN TANAH MELALUI PERKREDITAN BANK BPD JAWA TIMURdownloads: 1874 | type: pdf | size: 290 kB

Penulis: Seto Apriyadi

Skripsi

Jurusan: Perpetaan

Tahun 2007

Intisari

Penyelenggaraan pendaftaran tanah di Indonesia saat ini sangat terkait dengan biaya dalam pengumpulan serta pengolahan data fisik dan data yuridis. Biaya pendaftaran tanah diharapkan dapat dijangkau bagi pihak-pihak yang memerlukan, khususnya dengan memperhatikan kebutuhan dan kemampuan golongan ekonomi lemah. Subsidi dalam pendaftaran tanah yang dilakukan oleh pemerintah agar biaya penyelenggaraan pendaftaran tanah terjangkau oleh masyarakat belum terlaksana. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya anggaran keuangan yang dimiliki pemerintah. Untuk itu, pemerintah membatasi kegiatan pendaftaran tanah secara sistematik. Untuk mengatasi kendala tersebut Kantor Pertanahan Kabupaten Mojokerto melaksanakan pensertipikatan tanah secara massal swadaya dan bekerjasama dengan BPD Jatim Kantor Cabang Mojokerto dalam pembiayaan pensertipikatan tanahnya.

Berdasarkan latar belakang di atas, penelitian ini mencakup tiga permasalahan. Pertama, apakah biaya pensertipikatan tanah secara kredit tersebut telah sesuai dengan PP 46 Tahun 2002 ? Kedua, dalam pelaksanaan pensertipikatan tanah melalui kredit tersebut apakah proses pelaksanaan pensertipikatan tanah massal swadaya melalui perkreditan BPD Jatim telah sesuai dengan PMNA/KBPN 3 Tahun 1997 ? Ketiga, apakah manfaat dan kerugian yang akan diperoleh masyarakat peserta pensertipikatan tanah secara kredit tersebut?

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode ini digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang berhubungan langsung dengan penelitian. Model pendekatan kualitatif dilakukan terhadap suatu masalah yang spesifik dan berkembang pada saat proses berlangsungnya penelitian tersebut.

Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa (1) Pembiayaan dalam pensertipikatan massal swadaya melalui perkreditan BPD Jatim berdasarkan Surat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Propinsi Jawa Timur Nomor 570.35-8646 tidak sesuai dengan PP Nomor 46 Tahun 2002, (2) pelaksanaan proses pensertipikatan tanah massal swadaya melalui kerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur di Kantor Pertanahan Kabupaten Mojokerto tidak seluruhnya sesuai dengan PMNA / KBPN Nomor 3 Tahun 199, dan (3) manfaat bagi masyarakat antara lain adalah biaya pensertipikatan tersebut murah, proses pendaftaran tanahnya mudah, dan waktu pensertipikatan tanahnya cepat, sedangkan kerugiannya tidak dirasakan oleh masyarakat peserta.

1-5 of 38 Next Page >>